Arsip | Juli, 2012

Bulog Jamin Stok Beras 8 Bulan Ke Depan

31 Jul

Badan Urusan Logistik (Bulog) menjamin stok beras masih cukup untuk 8 bulan kedepan. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Direktur Utama Bulog, Sutarto Alimoeso, di kantornya, Jakarta, 30 Juli 2012.

“Cadangan beras cukup untuk 8,5 bulan ke depan kalau tidak ada bencana alam atau operasi pasar besar-besaran,” ungkap Sutarto.

Karena itu, mayarakat tidak perlu panik dan membeli beras secara berlebihan. Sutarto menjelaskan, Stok beras yang ada digudang Bulog tersebut dipenuhi dari pengadaan dalam negri serta sisa cadangan beras pemerintah. untuk pengadaan beras dalam negri sudah mencapai 2,57 juta ton. Surtarto meyakinkan dengan volume pengadaan itu, pemerintah bisa menekan angka impor beras.

Dari Jumlah pengadaan tersebut, Bulog menyalurkan beras untuk rakyat Miskin (Raskin) yang sudah mencapai 94,41 persen atau setara dengan 1,7 ton. Tahun ini pemerintah memutuskan ada pemberian raskin ke-13 yang akan disalurkan pada Agustus dengan kualitas beras medium dengan standar nasional Indonesia.

Dengan volume pengadaan yang cukup baik tersebut, Bulog optimis stok beras akhir tahun akan dapat memenuhi target yang diberikan pemerintah sebanyak 2,5 sampai 3 juga ton.

“Kami sudah buat simulasi dari Agustus sampai Desember itu berapa bisa dapat pengadaan tambahan. Kalau produksi seperti 2008, berarti Agustus kami bisa dapat tambahan 800 ribu ton, paling jelek 400 ribu ton,” ujarnya. SUMBER : jawa-barat.com

Iklan

Jabar Butuh Pemimpin Yang Cerdas

31 Jul

Jabar yang mempunyai wilayah yang sangat luas tentu saja mempunyai problemantika yang sangat beragam di masing-masing daerah, keberagaman ini mengharuskan seorang pemimpin yang harus mempunyai keunggulan dan kecerdasan dalam mengembangkan program yang berkaitan dengan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Tampilnya Yance Irianto seolah menjadi harapan baru masyarakat Jawa Barat menyikapi kepemimpinan selama ini yang cenderung berjalan lambat dan pasif, program-program yang dijalankannya pun hanya meneruskan program yang terdahulu dan terkesan kurang inovatif.

Selama beliau menjabat sebagai Bupati Indramayu, Yance telah membuktikan diri sebagai seorang inovator dengan program “Remaja”-nya. Meski tak harus sama, namun gagasan-gagasan dan inovasi Kang Yance sangat dibutuhkan untuk membangun propinsi Jawa Barat.

Yance adalah seorang yang tegas, berani,cerdas dan revolusioner, Jawa barat membutuhkan figur Gubernur yang seperti Yance yang berani, merancang inovasi-inovasi baru yang ternyata berhasil memajukan Indramayu.

Jawa Barat ini tidak membutuhkan pemimpin copy paste (peniru red.), harus mempunyai gagasan-gagasan yang cerdas demi rakyatnya, harus ada yang berani dan membawa daerah dan rakyatnya menjadi lebih baik dan sejahtera.

 

Bank Jabar Banten, Laba Bersih Meningkat

30 Jul

Bank Jabar Banten mengalami peningkatan Laba bersih mencapai Rp 600 Miliar. Perolehan ini meningkat sebanyak 10,3 % dari tahun 2011 dumana perolehan laba bersih pada tahun 2011 mencapai Rp 544 Miliar.

Menurut Vice Presiden Divisi Corporate Secretary BJBR di Jakarta, hari ini, Adang Kunandar, tren positif dari kinerja keuangan perseroan tidak lepas dari raihan pendapatan bunga perseroan yang mengalami peningkatan sekitar 19,4 persen, dari Rp2,81 triliun di semester I 2012 menjadi Rp3,36 triliun di semester I 2012.

Dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan sekitar 37,5 persen menjadi Rp49,79 triliun dari Rp31,12 triliun. Perseroan juga mencatat Net Performing Loan (NPL) stabil pada level 1,4 persen dan Return On Assets (ROA) 2,1 persen serta Return On Equity (ROE) sebesar 22,6 persen. SUMBER : www.jawa-barat.com

Kegiatan Safari Ramadhan Yance Irianto

30 Jul

Kegiatannya untuk menjaring aspirasi masyarakat di wilayah Jabar di bulan Ramadhan ini, Yance selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadhan.

Kali ini program safari ini dilakukan di Singaraja, Bogor sebuah desa yang tak pernah tersentuh oleh kunjungan pejabat Jawa Barat. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Yance untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan program-programnya jika terpilih menjadi Gubernur Jabar.

Warga masyarakat di Singarajaa, Bogor rupanya sangat menyukai gaya kepemimpinan Yance yang cerdas, lugas, tegas, dan amanah. Gaya kepemimpinan tersebut telah berhasil memajukan Indramayu, dan masyarakat Singaraja berharap agar kepemimpinannya tersebut dapat dibawa untuk memajukan seluruh Jabar.

Mantan Kuwu Kuningan Sepakat Mendukung Yance

28 Jul

Besarnya dukungan kepada Yance untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar dari Partai Golkar datang tak hanya dari partai partai politik tetapi dukungan tersebut juga datang dari berbagai lapisan masyarakat, serta organisasi, seperti dari APDESI Kuningan yang membawahi juga mantan-mantan kuwu se kabupaten Kuningan, dukungan ini sangat beralasan karena, mereka menilai Yance dinilai merupakan sosok pemimpin yang cerdas, lugas, tegas, serta amanah dalam menjalankan kepemimpiannya, tak hanya itu beliau juga merupakan sosok yang inovatif dalam menggali berbagai potensi dan program.

Hasil kerja dari Yance ini terbukti dari apa yang beliau kerjakan di Indramayu telah berhasil membuat Indramayu menjadi Kabupaten yang cukup berhasil melaksanakan pembangunan. Kepemimpinan yang seperti inilah yang sekarang memang ditunggu-tunggu kehadirannya di Jawa Barat, seorang pemimpin yang tidak hanya mengumbar janji-janji manis tetapi tidak menepatinya ketika terpilih.

 

Tahu Diperkecil Siasati Kenaikan Kedelai

27 Jul

Tahu ukurannya diperkecil untuk menyiasati atas kenaikan harga kedelai yang terjadi belakangan ini. Hal inilah yang juga dilakukan oleh produsen tahu di kawasan industri tahu di CIbuntu Kota Bandung.

“Biasanya satu cetakan itu memuat kapasitas 100 tahu. Sekarang satu cetakan dibuat untuk 110 hingga 120 tahu,” ungkap Ule Sulaeman (60), salah satu pemiliki pabrik tahu di kawasan Cibuntu, Kota Bandung.

Seperti kita ketahui jika 4 hari terakhir ini terjadi kenaikan harga pada kacang kedelai yang mencapai 8 ribu perkilonya.

“Bukan saya saja yang mengeluh, produsen di Cibuntu ini juga sama merasa berat,” ucap Ule

Hal inilah langkah yang diambil oleh Ule untuk tidak merubah harga pada tahu tersebut. Memang harga kedelai untuk sekarang ini lagi membumbung tinggi. Tahu diperkecil, untuk siasati kenaikan harga dari kedelai. (www.jawa-barat.com)

 

Usaha memberantas Kemiskinan di Indramayu

27 Jul

Upaya memberantas kemiskinan di Kabupaten Indramayu tidak mudah karena terbelenggu faktor budaya yang membentuk pola kemiskinan kultural. Akibatnya, jumlah keluarga miskin terus bertambah, bahkan mencapai sepertiga dari total keluarga di kabupaten ini. Melihat luas lahan pertanian Indramayu yang mencapai 120.000 hektar dan potensi hasil tangkap ikan di laut yang melimpah, seharusnya tidak ada rakyat miskin.

Untuk pemberantasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Indramayu dibawah kepemimpinan Yance Irianto bupati Indramayu saat itu telah melakukan sejumlah program, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung seperti :

  • Penyusunan sistem informasi dan evaluasi secara terus menerus keberadaan kelompok masyarakat miskin dan nelayan.
  • Penyediaan sarana dan prasarana sosial ekonomi serta penyediaan pendampingan baik tenaga dan modal usaha untuk mengembangkan usaha.
  • Pengembangan sistem sosial yang sudah ada dan berjalan di masyarakat, usaha swasta dan pemerintah.

Selain itu setidaknya ada 5 pokok gerakan yang dilakukan Yance dalam rangka gerakan pemberantasan kemiskinan yaitu

  • Memberian bantuan kepada masyarakat miskin dan nelayan secara sistematis dalam rangka meningkatkan upaya mengurangi kemiskinan
  • Penyelenggaraan bimbingan pendidikan luar sekolah bagi anak jalanan.
  • Pemberian bea siswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga tidak mampu dan nelayan
  • Penyuluhan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu

Gerakan pemberantasan kemiskinan yang digalakkan Kang Yance mampu mengangkat citra Indramayu yang pada awal kepemimpinan beliau, terpuruk dengan kemiskinan, menjadi kabupaten yang yang makmur, sejahtera dan menjadi contoh pembangunan bagi kabupaten lain.