Berobat Gratis ala Indramayu

6 Jul

“Orang Miskin Dilarang Sakit” begitulah salah satu judul buku yang pernah saya baca menggambarkan betapa kesehatan menjadi sangat mahal, terutama bagi orang miskin. Jangankan biaya berobat, untuk makan sehari-hari saja mereka belum tentu ada. Jadi, sekali orang miskin jatuh sakit, obatnya hanya pasrah diri. Bagi mereka, akses kesehatan masih sangat mahal.Kebutuhan sarana kesehatan bagi kaum miskin merupakan fasilitas yang sangat didambakan, apalagi ditengah melonjaknya harga kebutuhan pokok yang terus naik. Akses kesehatan gratis menjadi barang yang sangat istimewa bagi kaum miskin.

Namun tidak demikian dengan apa yang terjadi di Indramayu kebijakan Yance selaku Bupati Indramayu untuk menggratiskan pengobatan bagi warga Indramayu yang dituangkan dalam peraturan Bupati Indramayu No. 11 tahun 2006. Pemberlakuan Peraturan Bupati ini tak terkecuali untuk orang miskin sekalipun (www.kangyance.com). Untuk program pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Indramayu, setiap tahunnya Pemkab menyediakan anggaran APBD, diantaranya adalah:

Pada tahun 2006, Pemkab Indramayu menyediakan dana sebesar 2 miliar untuk berobat gratis.
Pada tahun 2007, Pemkab Indramayu mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5.8 miliar untuk berobat gratis.
Pada tahun 2008, Pemkab Indramayu mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5.37 Miliar untuk berobat gratis.

Anggaran yang semakin lama semakin meningkat, tetapi itulah resiko dalam menyehatkan rakyatnya suatu bentuk kepedulian dan keberpihakan seorang kepala daerah kepada rakyatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: