Arsip | Uncategoriezt RSS feed for this section

Tahu Diperkecil Siasati Kenaikan Kedelai

27 Jul

Tahu ukurannya diperkecil untuk menyiasati atas kenaikan harga kedelai yang terjadi belakangan ini. Hal inilah yang juga dilakukan oleh produsen tahu di kawasan industri tahu di CIbuntu Kota Bandung.

“Biasanya satu cetakan itu memuat kapasitas 100 tahu. Sekarang satu cetakan dibuat untuk 110 hingga 120 tahu,” ungkap Ule Sulaeman (60), salah satu pemiliki pabrik tahu di kawasan Cibuntu, Kota Bandung.

Seperti kita ketahui jika 4 hari terakhir ini terjadi kenaikan harga pada kacang kedelai yang mencapai 8 ribu perkilonya.

“Bukan saya saja yang mengeluh, produsen di Cibuntu ini juga sama merasa berat,” ucap Ule

Hal inilah langkah yang diambil oleh Ule untuk tidak merubah harga pada tahu tersebut. Memang harga kedelai untuk sekarang ini lagi membumbung tinggi. Tahu diperkecil, untuk siasati kenaikan harga dari kedelai. (www.jawa-barat.com)

 

Iklan

Pekarangan Penyuplai Gizi Keluarga di Indramayu

25 Jul

Pemanfaatan pekarangan sebagai penyuplai gizi keluarga di Indramayu dirasakan belum maksimal, ini terlihat dari banyaknya pekarangan rumah yang hanya dijadikan taman dan secara ekonomi tidak ada keuntungannya. Padahal jika dilihat masyarakat akan menuai keuntungan jika dapat memanfaatkan pekarangan tersebut secara maksimal, seperti pemenuhan kebutuhan gizi yang pasti akan tercukupi baik jika pemanfaatan dilakukan secara maksimal.

Seperti data yang dilansir oleh Badan Pangan Dunia (FAO) bahwa kebutuhan sayuran adalah 65 kg/kapita/tahun sementara kebutuhan tersebut hanya terpenuhi sekitar 34,52 kg/kapita pertahun. Sedangkan tingkat konsumsi ikan di Indonesia sendiri rata-rata yang harus dipenuhi adalah sekitar 26.5 kg/kapita/tahun sementara di Indramayu, Jawa Barat masih diangka 23.86 kg/kapita/tahun.

Kebutuhan akan konsumsi sayur dan ikan tersebut bisa dipenuhi dengan pemanfaatan pekarangan sebagai penyuplai gizi keluarga. Seperti yang dilakukan Yance Irianto, Bupati Indramayu saat itu yang terus menggalakkan program pemanfaatan pekarangan sebagai penyuplai gizi keluarga dengan sasaran ibu-ibu tani, PKK tingkat desa, tokoh masyarakat, dan siswa siswi sekolah. Pemanfaatan pekarangan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan produksi holtikultura dan buah-buahan. Melalui program ini akan mampu meningkatkan produksi sayuran, buah-buahan dan tanaman obat untuk perbaikan gizi. Selain itu juga, untuk meningkatkan nilai tambah petani melalui kegiatan budidaya tanaman di lahan pekarangan.

 

Yance Umroh di Bulan Ramadhan

20 Jul

Yance Irianto sebagai sosok yang tegas, serta religius menganggap bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi seorang Muslim, tak terkecuali dengan dirinya segala sikap dan perilakunya untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, hal ini terlihat saat keinginan beliau untuk umroh di bulan Ramadhan terwujud tahub 2012 ini.

Sebelum keberangkatan Yance mengungkapkan, keiginannya untuk umroh di bulan Ramadhan ini supaya lebih ikhlas dan khusyuk menghadapi Ramadhan, serta selalu berfikir bijak dan selalu berfikir jernih. Selain itu, saat di depan Kabah Yance ingin memanjatkan doa khusus agar wilayah Jawa Barat dimasa yang akan datang dapat menjadi lebih baik, lebih makmur dan bebas korupsi. “Saat umroh saya akan mendoakan Jawa Barat menjadi provinsi yang terbebas dari korupsi, dan masyarakatnya menjadi sejahtera,”jelasnya. Menurutnya adalah Umroh adalah sebuah kegiatan wisata yang penuh berkah apalagi dilakukannya saat bulan penuh berkah. “Umroh bisa dikatan wisata penuh berkah, karena didalamnya kita hanya mengingat kepada Alloh apalagi dilakukannya dibulan penuh dengan berkah, seperti Ramadhan tahun ini.

tag :

Infrastruktur Jalan Desa di Indramayu

14 Jul

Upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Kang Yance salah satunya dengan memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur jalan pedesaan ini khususnya desa-desa di Indramayu yang menjadi kantong kemiskinan. Ini dilakukan Kang Yance (H. Irianto MS Syafiuddin- Bupati Indramayu 2000-2010) dalam usahanya untuk membangun jalur distribusi hasil panen dan produk industri yang dihasikan oleh masyarakat untuk dapat dipasarkan dengan cepat sehingga ekonomi kerakyatan warga di pedesaan Indramayu bisa tumbuh dan berkembang.

Pembangunan jalan desa itu juga dimaksudkan selain makin mempermudah akses dengan pusat pemerintahan juga membuka katerisolasian wilayah dengan pusat pertumbuhan. Mobilitas penduduk desa ke berbagai pusat kota semakin terbuka, untuk menjual hasil pertanian dan peternakannya.

Apalagi di desa-desa tersebut kini juga mulai dirintis adanya angkutan desa (angkudes) membuat Kabupaten Indramayu yang luas kini terlihat kecil karena sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Hal ini bisa mendorong produktifitas masyarakat di pedesaan guna meningkatkan pendapatannya melalui kegiatan-kegiatan yang produktif. Ini merupakan bukti keseriusan Kang Yance untuk mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian warga Indramayu, seorang pemimpin yang tidak setengah-setengah berbuat untuk rakyatnya.

 

 

 

Siaga 1 Flu Burung

5 Jul

Teringat saya beberapa tahun yang lalu, ketika menginjak kaki di Indramayu, gempar panik sangat terasa ketika itu Indramayu dinyatakan siaga 1 flu burung, antara takut dan khawatir menghinggapi diri saya. Saat itu Indramayu endemik flu burung, pemusnahan unggas terjadi dimana-mana sepertinya itu sudah menjadi instruksi dari pusat.

Korban pun berjatuhan, dari mereka ada yang berhasil bertahan dan tercatat ada 2 korban jiwa melayang akibat virus ini, peranan Pemkab Indramayu begitu cepat mengatasi penyebaran virus flu burung, koordinasi antar lembaga terkait dalam melakukan isolasi wilayah penyebaran flu burung.

Pola penanganan yang dilakukan Kang Yance, dirasa cukup cepat dan tanggap dengan kejadian, pemusnahan unggas yang dilakukan pasca kejadian di wilayah juga cukup membantu melokalisir penyebaran virus flu burung yang semakin merebak di Indramayu.

Memfasilitasi Pengadaan Traktor

5 Jul

Dengan mekanisasi, sejatinya pekerjaan petani menjadi lebih efektif dan efisien. Sebagai contoh, petani memerlukan waktu 100 hari dan biaya Rp5 juta untuk mengolah sawah seluas 3 ha dengan cara konvensial. Bandingkan pengolahannya dengan menggunakan traktor. Hanya membutuhkan 10 jam kerja, dan biaya Rp195.000, lahan sawah selesai digarap. Singkatnya waktu pengolahan karena mekanisasi, dalam hal ini menggunakan traktor.

Keberadaan traktor sangat membantu tugas-tugas petani dalam menggarap lahannya, namun disisi lain mekanisasi pertanian juga mempunyai hambatan diantaranya modal, masalah sosial dan budaya petani juga menjadi faktor penyebab masih minimnya penggunaan teknologi pertanian.

Faktor modal diakui masih menjadi kendala bagi petani. Namun, masalah modal ini bisa diatasi dengan pemberian bantuan oleh Pemerintah serta fasilitas pengadaan traktor oleh swasta maupun oleh BUMD mampu mempersingkat upaya mekanisasi pertanian di Indramayu sehingga kedepan dapat meningkatkan produksi padi yang mampu bersaing dengan daerah lain.

Kamtibmas butuh peran Aparat + Masyarakat

4 Jul

Seiring dengan era reformasi dan globalisasi saat ini harus diakui gangguan Kamtibmas cenderung meningkat, salah satu upaya penting untuk mengatasinya yaitu sangat diperlukan peningkatan kualitas aparat kemanan yang handal. Tidak hanya dapat menjalankan tugas dengan baik, tapi juga dapat memberikan contoh, sikap, kepribadian dan tingkah laku yang baik di dalam masyarakat.

Semua itu tidak semata-mata menjadi tanggungjawab aparat keamanan tetapi juga menjadi semua masyarakat berikut unsur-unsur didalamnya, tidak menutup kemungkinan warga masyarakat yang berpikiran sempit memanfaatkan era perubahan sekarang ini untuk kepentingan pribadi. Karena reformasi itu sendiri bermakna sebagai upaya untuk mendapatkan perubahan yang lebih baik dari keadaan yang tidak atau kurang baik di era sebelumnya.

Sejauh ini peran aparat keamanan sudah baik tetapi hal tersebut hendaknya perlu lebih tingkatkan dan tentunya dengan berbagai tehnik. Perpaduan antara kekuatan aparatur dan kekuatan masyarakat tentunya akan menjadi kekuatan yang sangat tangguh dan handal dalam mengatasi masalah kamtibnas